Dan dalam harta mereka terdapat hak orang-orang miskin yang meminta maupun yang tidak meminta...
[Adz-Dzariyat:19]

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran)
bagi siapa yang Dia kehendaki.
Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui...
[Al-Baqarah:261]

Beasiswa Anak Pemulung Bantargebang Dari Telkomsel


Program: Upaya Peningkatan Akses Pendidikan Bagi Anak di LPA BantarGebang Bekasi

Bantuan yang diberikan ini untuk melengkapi peralatan sekolah dan aktifitas belajar-mengajar ini merupakan Zakat,Infaq dan Shodaqoh dari para karyawan PT Telkomsel Regional Network Operasional Jabotabek yang berkantor di Jl. HR Rasuna Said Kav. B Kuningan Jakarta Selatan.

Alhamdullillah pada hari Jum^at tanggal 5 September 2003 telah dilakukan penyerahan beasiswa kepada anak pemulung Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Bantargebang yang bersekolah di SD Dinamika Bantargebang Bekasi, sekolah yang berada di tengah-tengah kompleks pembuangan sampah ini mempunyai 164 siswa yang aktif belajar dari kelas 1 sampai dengan kelas 5. Umumnya siswa yang bersekolah di SD ini ikut membantu orangtuanya dalam mencari nafkah pada tempat-tempat pembuangan sampah.

Dalam penyerahan bantuan ini PT. Telkomsel Regional Network Operasional Jabotabek diwakili oleh Amsyar dan Wahyu, sedangkan pihak PortalInfaq diwakili oleh team Faizalluddin dan Asep Saefuddin. Acara yang dimulai pada pukul 15.15 WIB dipandu oleh PortalInfaq dengan pembacaan surat Al-Fatihah yang diikuti oleh siswa-siswa SD Dinamika, dan dilanjutkan dengan sambutan dari pihak Telkomsel, yang mengucapkan terimakasih atas penerimaan dari siswa dan guru-guru SD Dinamika Bantargebang dan mengajak anak-anak dapat belajar dengan baik, selalu mensyukuri segala nikmat dan rahmat Alloh SWT berikan, bersikap jujur, amanah serta berbakti kepada orang tua, dan guru.

Bantuan yang diberikan ini untuk melengkapi peralatan sekolah dan aktifitas belajar-mengajar ini merupakan Zakat,Infaq dan Shodaqoh dari para karyawan PT Telkomsel Regional Network Operasional Jabotabek yang berkantor di Jl. HR Rasuna Said Kav. B Kuningan Jakarta Selatan. "Semoga bantuan yang telah diberikan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pengembangan sekolah dan belajar siswa-siswa SD Dinamika Bantargebang," tambah Amsyar sambil menutup sambutannya. Sedangkan pihak sekolah yang diwakili oleh Nasruddin menghaturkan banyak terima kasih atas segala bantuan yang diberikan, "Semoga amal baik Bapak-bapak dapat diterima oleh Alloh SWT serta dimudahkan segala pekerjaan sehari-hari."

Dalam acara ini juga dilakukan dialog antara siswa dengan para pemberi bantuan, ketika ditanyakan cita-cita sesudah besar kepada siswa-siswa tersebut, salah satu siswa mengacungkan jarinya dan berucap, "Ingin jadi presiden". Alhamdullillah keinginan dan semangat untuk mencapai perubahan yang lebih baik masih tersinar di wajah mereka yang serba kekurangan dan jauh dari hiruk-pikuk kemewahan kota. Sebelum diakhiri acara ini dilakukan pembacaan doa yang dipandu oleh Syaifuddin dan dilanjutkan bersalaman antara siswa yang hadir dengan pihak Telkomsel.

Pada kesempatan ini pula dilakukan peninjauan ruangan perpustakaan dan ruangan kelas lainnya yang diantar Nasruddin sebagai Kepala Sekolah. Dalam peninjaun ini Nasruddin mengungkapkan keterbatasan ruangan yang pada saat ini hanya mempunyai 4 ruangan kelas dari kelas 1 sampai dengan kelas 5 dengan 4 guru yang secara bergantian pada waktu yang bersamaan mengajar untuk beberapa kelas, sedangkan untuk siswa yang telah naik dari kelas 5 ke kelas 6, pihak sekolah menyalurkannya ke SD formal (negeri) di sekitar Bantargebang untuk menamatkan pelajarannya sampai mendapatkan ijazah SD.

SD Dinamika Bantargebang ini masih merujuk pada kurikulum standar Pendidikan Nasional sehingga untuk soal-soal bahan ujian kenaikan kelas didapat dari DepDIkNas Bekasi. Sebagai akhir kunjungan, tidak lupa berfoto bersama di depan sekolah bersama dengan siswa-siswa serta guru-guru yang hadir pada acara ini. Tepat pukul 16.15 WIB, kami berpamitan untuk kembali aktifitas kerja di kantor masing-masing dan menitipkan pesan pada anak-anak agar segala keterbatasan dan kekurangan tidak menjadikan alasan untuk tidak belajar dan bersekolah karena ilmu merupakan investasi kita untuk mencapai cita-cita yang diinginkan dan kepada guru-guru, kami mengajak untuk tetap berjuang dan berjihad sesuai dengan kemampuan masing-masing agar segala keterbatasan ini dapat memacu kita untuk perubahan ke arah yang lebih baik.


Faizalluddin
08-Sep-2003

785 Klik

Userid:  
Password:  

 

Listing program
Uraian program
Status terakhir
Daftar berita program